rindu itu seperti bakteri yang
berlomba muncul didasar cawan
petri.
Aku rindu kamu sebanyak langit
yang bertabur meses bintang.
Rindu itu selalu berujung perih.
Seperti luka baru yang dilap
tissue berbasahkan alkohol.
Tak pernah berakhir indah.
Tak pernah berujung manis
seperti mengecap glukosa diatas
lidah.
Tampilkan postingan dengan label puisi cinta hampa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi cinta hampa. Tampilkan semua postingan
Puisi Hampa
Malam ini sepi.
Tak ada jejak bintang.
Tak ada sinar bulan.
Tak ada hiasan angkasa diatas
sana.
Tak ada jejak bintang.
Tak ada sinar bulan.
Tak ada hiasan angkasa diatas
sana.
Langganan:
Postingan (Atom)